Showing posts with label Belajar Elektronika. Show all posts
Showing posts with label Belajar Elektronika. Show all posts

09 November 2021

Cara Menyambung Led Strip dengan Adaptor Power Supply

CaraTekno –  Jika anda ingin memiliki lampu penerangan yang unik dan keren pilihan tepat pada led strip atau led pita fleksible.

Untuk yang sudah paham urusan kelistrikan memasang  led ini sambil tiduran pejam matapun langsung nyala.

Nah, beda halnya dengan ibu rumah tangga, pelajar sekolah menengah atau anda yang buta hal kelistrikan masih taku-takut salah kesetrum atau takut rusak led strip-nya.

Beruntung anda menemukan artikel Caratekno ini, kali ini saya akan jelaskan buat rekan tekno semua cara pasang led strip secara ringkas dan sederhana.

Memilih Led 12V atau 24V?

Led strip di pasaran dijual 2 jenis berdasarkan konsumsi daya berdasarkan voltasenya 12V dan 24V.

Pilih yang sudah tersedia adaptornya atau power supply, seperti ini

Elektronik Transformator AC/DC Power Adaptor 5 V 12 V 24 V 1A 2A 3A 5A  Power Supply Converter charge Adaptor Transformer|Transformers| - AliExpress
GAMBAR ADAPTOR 5V, 12V, dan 24V

Setelah mengetahui adaptor yang ada, saatnya anda pilih led strip 12V atau 24V.

Selanjutnya periksa led stripnya apakah masih bagus dan tidak putus

Setelah kedua hal di atas, kita lanjut ke proses lanjutannya.

Memilih plug Konektor

Konektor kelistrikan sangat penting setelah spesifikasi led strip yang dibutuhkan.

Anda harus tahu macam-macam konektor DC yang sering digunakan.

Coba periksa dan perhatikan gambar panduan

GAMBAR JENIS KONEKTOR

Bagaimana cara menerapkan gambar di atas?

Pertama, pastikan dahulu ujung kabel adaptor atau power supply bentuk konektornya seperti apa dulu modelnya. Apakah kabel biasa, japitan buaya, female konektor, male konektor atau soket DC.

Perhatikan gambar paling atas “Power Supply Side”

Kemudian tahap berikutnya, Lihat tabel paling kanan lawan konektornya seperti apa kabel biasa, female konektor, atau lempengan tembaga biasa saja.

Contoh mudahnya seperti ini setelah semua jenis kabel diketahui, permisalan kasus seperti nampak kabel saja dan kabel maka solusi penyambunganna adalah seperti ini.

Lilitan dua antara kabel

kabel dengan Plug konektor DC male-female

Konektor DC male-female

Konektor Led strip female – Kabel power suply dengan plug DC male

Memilih Power Supply

Nah, setelah paham cara pengkabelannya, maka anda saat memilih power supply yang tepat agar nantinya konektor apa yang anda inginkan.

Kebanyakan adapator dipasaran dijual unjung jack DC berupa DC male-plug.

Seperti Gambar ini:

GAMBAR POWER SUPPLY

Untuk kepraktisan dan efisiensi jelas adaptor ini menang, sebab bisa dipindah-pindah tempatnya.

Pada beberapa kasus adaptor atau driver led, atau juga power supply dijumpai modelnya seperti ini :

Bentuk adaptor seperti ini biasanya dipasang secara internal di dalam casing, box atau dalam rumah yang terhindar dari hujan. Sedangkan adaptor hitam diatas bentuk kedap udara, anti air dan penggunaan dalam dan luar ruangan terbatas asalkan tidak dicelupkan kedalam air.

Jenis adaptor ini bersifat menetap atau permanen tidak dipindah.

Nah silahkan tentukan mau adaptor yang seperti apa nantinya,

Periksa Konektor Led Stripnya

Biasanya ujung led strip dari pabrik hanya lempeng tembaga yang belum disolder, disitu terdapat label (+) dan (-) silahkan cek.

Setiap kali anda ingin memotong led strip menjadi beberapa ukuran sebaiknya anda gunting pada bagian yang bertanda garis hitam.

Sehingga led tetap bisa digunakan sesuai kebutuhan catu tengangan adaptor anda.

Merubah lempeng tembaga menjadi kabel sambung

Jika punya solderan dan timah anda bisa sambungkan dengan kabel power supply langsung tanpa konektor lagi, (Lihat gambar di atas) hal ini sudah saya bahas pada paragraph di atas.

Jangan sambung kabel dengan cara melilit lempeng tembaga led strip bisa merusak led strip itu sendiri, Gunakan solder timah yang bagus.

GAMBAR SOLDER TIMAH Image source: wavefromlighting

Cara ini tergolong sangat mudah hanya butuh beberapa detik untuk menyambung led strip dengan kabel

Bisakah led strip disambung “Parallel” atau “Seri”?

Jika anda ingin menyambungkan led strip lebih dari satu denga satu power supply apakah masih bisa diguanakan? Jawabannya bisa. Asalkan kebutuhkan tegangan led strip sama tidak beda-beda.

Namun ada satu hal yang perlu anda ketahui bahwa, adaptor biasa tentu powernya akan turun jika digunakan banyak led strip lebih dari satu.

Sebaiknya gunakan power supply yang berdaya besar seperti 12A 5A miliknya Power supply komputer atau power supply besar yang terpisah.

Dimana bisa saya beli led strip, power supply dan konektornya?

Anda bisa langsung chat ke nomer wa saya ya…. untuk mendapatkan harga termurah dan grosir.

Semoga artikel membantu anda semakin mudah memasang sendiri di rumah led strip untuk hiasan atau penerangan.

07 November 2021

Cara Sambung Lampu Led Strip Fleksibel

Caratekno – Kali ini artikel Caratekno kembali untuk rekan tekno semua membahas rangkaian dan kebutuhan tegangan yang tepat untuk lampu led strip atau led fleksibel.

Untuk cara memotongnya anda bisa baca ini: Cara memotong led strip yang benar

Tegangan fundamental led chip

Secara umum, konsumsi tegangan led strip ini di pasaran kisaran 12V- 24V karena ada aki kendaraan yang mendukung 12V dan 24V, hal ini karena dipengaruhi oleh

  • Konsumsi voltase led dan komponen yang digunakan.
  • Konfigurasi rangkaian jumlah led yang beda antara kedua tegangan tadi.

Anda bisa memilih tegangan led sesuai kebutuhan.

LED memiliki tegangan kerja 3V. Seperti simbol komponen yang ditujunkkan hampir seperti diode

gambar led

Nah, led-led ini ketika dirangkai seri maka konsumsi tegangannya tidak lagi 3V melainkan kelipatan sesuai jumlah lednya.

Seperti di bawah ini. 3 biji led @3V

3 Led Seri 9V

6 Led Seri 18V

Jika tegangan input 12V maka kebutuhan resistor juga berbeda nilai Ohm antara tegangan 3V dan tengan 9V.

3 Led dengan Resistor 12V

6 Led dengan Resistor 24V

Nah, untuk rangkaian aplikasi pada led strip bisa anda perhatikan gambar di bawah ini.

Tata letak led smd pada Led strip fleksible

Apa yang terjadi Jika Led Parallel?

Konsumsi tegangan sama seperti halnya dengan satu rangkaian seri 6 biji led ditambah resistor untuk 24V 150mA

Namun untuk rangkaian parallel dengan 3 rangkaian seri yang sama, maka arus yang masuk akan di bagi 3 jalur dan nilai tengangan tegap 24V arusnya 150m/3 led seri,

Hasilnya 50mA arus yang melewati 3 rangkaian seri yang diparallel

Agar tidak bingung coba simak gambar ini.

Apakah Tegangan Kerja LED harus sama persis

Pernahkah anda pernah mengukur tegangan output pada power supply (catu daya)? Mungkin yang sudah pernah mengukur menggunakan Voltmeter digital atau analog nilai tegangan relatif antara 11.9 dan 12.1V jadi tidak mutlak 12V.

Led tetap akan menyala selama tegangan 12 Volt (+-)

Pada diagram tegangan kerja LED di bawah bisa anda perhatikan bahwa voltase 3.0V dengan arus 120mA adalah volt dan arus yang aman karena berada di titik tengah aman.

Grafik tegangan dan arus berbanding lurus dengan kecerahan lampu led.

Anda perhatikan 2.9V dengan arus yang sama 120mA grafik kecerahan menunjukkan cenderung turun.  Semakin turun arus kerja maka terus berkurang kecerahannya.

Grafik tegangan dan arus kerja lampu led

Karena tegangan suplai 12V untuk 3 biji lampu LED dan diseri dengan resistor. Untuk lebih jelas referensi cara menghitung nilai resistor dari 3 pcs led dengan tegangan supply silahkan merujuk artikel Cara Merakit Rangkaian Lampu LED 12V

14 July 2021

Apa itu Phantom Power 48V, Phantom Power Adalah?

Caratekno – Blog ini sudah lama tidak mengulas tentang audio, rasanya ingin kembali mengupas tentang perangkat yang paling sering digunakan untuk studio rekaman terutama untuk rekaman voice over. Termasuk saya juga paling sering menggunakan mic condenser sebagai alat yang bisa dihandalkan saat merekam suara.

Pertama kali saya beli microphon condensert tanpa menggunakan phantom power 48V hasil rekaman kurang begitu optimal seperti ada suara ketahan di dalam.

Ternyata penyebabnya adalah microphone condenser berbeda karakternya dengan microphone dinamik seperti yang sering digunakan di panggung musik, alat pengeras suara di masjid yang banyak dijumpai.

Microphone dinamik bisa langsung digunakan tanpa perangkat tambahan lainnya, cukup konektor langsung dimasukkan ke jack audie mixer atau amplifier.

Tetapi untuk mic condenser tidak demikian mic ini membutuhkan daya lebih agar kinerja suara yang ditangkap semakin baik dan optimal, maka dibutuhkan tegangan pembantu/ pendorong.

Maka dari itu dibutuhkan perangkat tambahan berbeda diluar mikropon kondeser tadi yang disebut dengan Power Phantom 48V.

Apa itu Phantom Power?

Phantom Power adalah perangkat tambahan dari rangkaian komponen aktif yang menghasilkan tegangan 48 Volt dengan arus kecil yang dibutuhkan rangkaian aktif mic kondensator melalui jalur kabel audio.

Daya listrik DC sebesar 48V ini tidak berbaya jikalau terjadi hubung singkat tidak sampai merusak rangkaian spul mikrofon sebab arusnya kecil sekali.

Input Jack XLR

Apa Manfaat Phantom Power ini?

Setelah saya menggunakan phantom power untuk mikrofon kondenser Taffware BM-700 milik saya ternyata memang beda sekali rasanya. Sebelum pakai phantom power, suara dari mikrofon yang terekam lewat PC dengan Audacity terasa kurang mantap dan seperti suara agak dalam.

Setelah saya pasang pensupplai tegangan 48V atau Phantom power suara mikrofon terasa seperti hidup dan suara kencang nyari tanpa noise dan gangguan dari suara luar.

Nah apa saja manfaat dipasangnya phantom power ini.

  • Tambahan phantom power ini tidak perlu lagi daya listrik lagi (baterai atau catu daya lainnya) mik akan semakin garang ketika dipakai.
  • Phantom power dapat sebagai catu tegangan serba guna kecil-kecilan untuk preamp tambahan diluar mixer input yang terbatas, Jadi tegangan dari phantom bisa mengantarkan arus untuk memperbanyak input microphone.
  • LED indikator microphone bisa disambungkan dengan kabel yang terhubung dengan kabel dari phantom power sehingga tidak perlua lagi tegangan lain tambahan.
  • Kelemahaannya tidak cocok untuk microfon dinamik hanya untuk microfon kondenser saja, jika tetap digunakan suara dari phantom akan jelek/ cempreng.

Cara pemasangan kabel XLR yang benar

 

Jenis Microphone Condenser yang bisa digunakan

Sejak maraknya penggunaan mik yang super jelas dan tanpa noise untuk dubbing suara, voice over/narasi suara, maka muncullah perangkat yang dinamai phantom power ini. Ada beberapa mikrophon yang biasa digunakan untuk rekaman suara.

ECM (Electret Condenser Mic) memiliki dua varian yaitu mik dengan 3 pin (signal, ground, dan tegangan) dan mik dengan 2 sambungan pin konektor (signal dan ground)

image by components101 – electret condenser mic

Phantom power dibutuhkan sebagai penyuplai tegangan ke rangkaian ECM agar benar-benar berfungsi sebagai mikrofon.

Untuk penjelasan microphon lebih detail akan dijelaskan segera.

Pada perangkat mixer yang buatan pabrik sudah menyertakan phantom power sehingga tidak terpisah. Sehingga pengguna cukup menyambungkan microphone condenser denga jack XLR dan menekan tombol ON/OFF pada dahsboard mixer.

Bisa dibilang suplai power untuk ECM ini nyaris benar-benar senyap tidak terlihat tidak nampak tapi terasa efeknya bila menggunakan tegangan pendorong 48V.

Untuk penggunaan mikrofon dinamik perlu hati-hati agar tidak rusak saat menggunakan XLR yang terdapat phantom powernya. Intinya mik dinamik yang biasa buat karaokean tidak perlu lagi menggunakan phantom.

Tapi mixer TOA jenis terbaru yang untuk ruangan masjid/aula sudah dilengkapi dengan phantom hasilnya suara lebih jelas dan keras.

Untuk penggunaan PC/Laptop sudah diberikan suplai tegangan mini untuk penggunaan Mic Condenser ini sehingga suara masih bisa digunakan meksi tidak sebaik rangkaian phantom ekternal. Maka sebaiknya speaker untuk PC gunakan jenis mik kondenser bukan yang mik dinamik.

Cara Menyambungkan Phantom Power dengan Mik Kondeser

  1. Persiapkan alat phantom power lengkap dengan konektor XLR male dan female beserta power supply (adaptor) 48V, biasanya terdiri dari tegangan 2 kutub simetris asupan listrik negatif-positf +24V, 0, dan -24V
  2. 1 Kabel XLR male-female, dan 1 kabel XLR female ke jack 3,5mm (biasanya sudah disertakan dalam satu paket)
  3. Kabel jack XLR biasanya memiliki 3 pin jalur di konektornya ( Ground, Positif, dan Negatif)

Image by Tempat niaga – Jalur pengkabelan Phantom Power 48V

Perbedaan kabel Unbalanced dan Balanced

Sebenarnya hampir tidak ada perbedaan yang mencolok saja, hanya saja kabel tunggal (unbalanced) dan kabel ganda (balanced) berpengaruh pada penguatan suara (Gain).

Biasanya microphone kondenser buatan pabrik seperti merek Shennheiser, Shure dan sebagainya colokan bisa dilepas jack XLR. Sedangkan yang tidak bisa dilepas menyatu dengan kabel dan jack mono menunjukkan mikrofon dinamik atau kabel tunggal. Maka kita tidak bisa merubah kabel tunggal ke kabel ganda.

http://gloriaentertainment.blogspot.com/2011/09/kabel-balance-dengan-kabel-unbalance.html

Kabel Unblanced

Kabel tunggal atau unbalance adalah sistim sambungan kabel mic dengan memakai koneksi Jack (baik Phone atau Canon / XLR) dengan hanya memakai satu jalur kabel audio coaxial sebagai fase positif dan shielding (alur pembungkus berserabut) sebagai jalur netral.

Atau mudahnya kabel kondukter dalam satu kabel dibuat dua saja (kabel ground dan signal saja).

Contoh seperti kabel standar gitar, bass dan keyboard menggunakan TS (atau “tip-sleeve”) ini adalah kabel Unbalance yang paling sering kita temui di panggung, dan juga kabel standar RCA yang banyak digunakan untuk komponen AV juga merupakan kabel Unbalance.

Kabel sinyal biasanya berada ditengah kabel ground, ketika sinyal dikirim maka noise diksetiranya akan diserap oleh kabel grounding.

Kabel unbalanced sangat baik untuk digunakan alat instrumental atau suara/vokal ke amplifier akan sangat baik kinerjanya jika panjang kabel tidak terlalu panjang, cukup kisaran panjang 3-7 meter saja, jika sangat panjang maka akan terjadi noise dan distorsi suara.

Kabel Balanced

Sedangkan kabel (jack) balance adalah sistem sambungan pada perangkat audio dengan menerapkan 2 phase jalur sinyal audio dalam hal inifase positif, fase negatif dan netral (serat pembungkus berserabut) yang disambungkan pada connector/ jack.

model pengkabelan pada kabel ganda

Kita tak musti memakai Jack cannon (XLR) utuk sambungan Balance ini, tetapi bisa juga memakai jack Phone Stereo (TRS) asal anda tahu cara menyambung (dengan memakai solder) mana sebagai alur pin (+) dan (-) pada jack tersebut.

Pada Jack cannon biasanya bertuliskan 2 sebagai jalur positif, nomor pin 3 sebagai jalur fase negatif dan pembungkus berserabut ke ground atau pin nomor 1

Gunakan Kabel yang tepat

Menggunakan kabel yang tepat memiliki penampang bahan kawat yang bagus sebagai konduktor tentu sangat mempengaruhi hasil akhirnya.

Kabel unbalanced yang digunakan untuk signal balance tentu masih bisa digunakan namun tidak bisa diharapkan terhindari dari noise. Begitu juga dengan sebaliknya kabel balance digunakan untuk sinyal unbalanced tidak serta merta merubah ke sinyal balanced tetap saja sinyal unbalanced.

Rangkaian Phantom Power

Phantom Power Pre-Amp Mic image by Electronic-lab.com

Gambar Rangkaian

Komponen

Download Link

31 May 2021

Rangkaian Induksi Pemanas Mini (Mini Induction Heater)

Caratekno – Sudah pernah tahu pemanas logam yang terbuat dari gulungan kawat tembaga dengan daya 180W.

Induksi heater biasa digunakan didunia industri untuk berbagai keperluan yang sulit dengan alat biasa. Nah kalai ini Caratekno mencoba menyuguhkan artikel rangkaian sederhana induksi heater.

Komponen yang dibutuhkan:
1.IRFZ44n *2
2.LM782
3.10k,460 ohm
4. 0.47uf kapacitor
5. 10v zener diode

Peralatan dan bahan:
• Solderan listrik
• PCB Holding Stand
• Timah
• Pasta solderan

 

07 May 2018

Cara Mengganti Baterai Xiaomi Redmi Note 4/4X

Caratekno – Anda pengguna Xiaomi Redmi Note? Ya saya juga pengguna setia Xiaomi sejak 2016 lalu sampai sekarang. Kalau dulu Redmi Note 2 battery masih bisa dilepas dengan mudah semudah juga membuka casingnya. namun sejak varia Redmi Note 3 ke atas casing dan battery sudah mulai susa dilepas.

Saya juga g tau maksud pabrikan mungkin meniru konsep smartphone seperti iPhone kali ya?! may be.

Apalagi kalau sudah battery mengalami masalah drop alias cepat habis padahal kapasitas batterynya lumayan besar 4000mAH. Biasanya seharian masih bisa dipakai, nah ini baru lima menit sudah turun drastis % indikatornya.

Trus gimana cara ganti batterynya?

Nah simak yuk caranya.

Sebelumnya kita kupas dulu spesifikasi baterai Xiaomi Redmi Note 4/4X

  • Tipe battery Versi 4 BN41 dan versi 4X BN43 saya ngga ngerti perbedaan keduanya.
  • Jenis cell: Li-Ion (Lithium-Ion/ Polymer)
  • Kapasitas battery 4000-4100mAh/ 15.40Wh
  • Voltase 3.85V
  • Harga battery original saya beli marketplace kisaran Rp 90rb sampai Rp120rb

Langkah 1: Buka Sim Card Tray

Pastikan kamu buka dulu sim card tray, caranya pasti sudah tau dan gampang, tinggal colok ejector yang diberikan pada paket penjualan.

Langkah 2: Membuka Backcover Xiaomi Redmi Note 4X

Untuk membuka backcover, kamu memerlukan prying tool atau opening pick untuk mencongkel backcase. Mulai mencongkel dari bagian atas HP..

Sisir ke seluruh sudut sampai backcover terlepas dari body.

Setelah backcover terbuka, maka kamu akan langsung bisa melihat baterainya..

Langkah 3: Lepas Konektor Baterai

Tahapan ini penting, kamu wajib mengutamakan pemutusan arus listrik dengan melepas konektor baterai sebelum membongkar part-part lain.

Caranya gampang, tinggal congkel saja dengan prytool atau spudger atau pakai kuku.

Langkah 4: Membuka Modul Loud Speaker Xiaomi Redmi Note 4X

Hal ini disarankan sebelum membuka baterai, karena baterai ReNo 4X original-nya merekat ke body dengan lem. Untuk membuka perekat tersebut akan lebih mudah jika modul loudspeaker dilepas dulu supaya tidak menghalangi.

Baca: Review Power Bank Raksasa 10000mAH Murah

Untuk melepas modul loudspeaker silahkan lepas 6 buah sekrup phillips (plus) 1.5mm. Ini akan melepas sekrup dibalik stiker Mi pelindung garansi, sehingga akan void garansi kamu.

Selanjutnya kamu congkel modul loudspeaker dengan spudger..

Langkah 5: Melepas Baterai Xiaomi Redmi Note 4X

Pada baterai di bagian bawah ada pull-tab yang bisa kamu tarik untuk melepas perekat baterai. Tarik secara lurus sampai habis, jangan terpelintir dan jangan sampai putus..

Bagaimana kalau pull-tab nya putus? Ya terpaksa kamu harus bersabar lagi untuk melepas baterai yang merekat. Gunakan kartu plastik tipis untuk mencongkel baterai dan melepaskannya dari perekat.

Setelah baterai terlepas, silahkan ganti dengan baterai dan lem baterai yang baru. Lalu pasang kembali modul loudspeaker. Pasang konektor baterai. Tes nyala. Kalau sudah nyala, pasang backcover dan sim cardnya. Gambar dan beberapa artikelnya dari elpass.com

Semoga artikel ringan ini membantu anda untuk mengganti battery sendiri tanpa harus pergi ketukang service hp, karena sesuai pengalaman saya sangat mudah sekali untuk. Untuk cara membuka casingnya juga sangat mudah silahkan baca  

17 September 2015

Cara Merangkai LED Driver 20W 34Volt untuk HPL 1-3 Watt

Cakratekno.com, Teknologi lampu led kian merangsek melibas teknologi lampu jadul (jaman dulu,- red) Mungkin jaman dulu harga lampu TL/LHE tergolong mahal harganya ketika diawal-awal kemunculannya. namun setelah semakin banyak digunakan dari harga ratusan ribu Rupiah sekarang dapat dibeli dengan harga 5000-7000 Rupiah. Tak heran sepertinya lampu LED ini nantinya juga akan semakin murah merakyat.

LED Driver HPL 20W 600mA - 34Volt
Ya memang sekarang banyak kalangan umum tidak banyak tahu tentang lampu yang gaungnya bisa tahan hingga 10-15 tahun. Bahkan beberapa perusahaan besar sekarang konon sudah dianjurkan oleh PLN untuk banyak menggunakan peralatan lampu yang (low cost) tidak boros energi listrik nasional.

Aplikasi lampu led ini banyak macamnya bisa untuk lampu aquascape/aquarium silahkan baca Cara gila membuat lampu led aquascape atau juga bisa memanfaatkan barang bekas menjadi lampu serba guna hanya berbahan led, silahkan rekan tekno ubek-ubek blog sederhana ini.

Hanya beberapa tahun saja sejak munculnya lampu led untuk penerangan rumah sekitar tahun 2008-2009, LED sudah banyak digunakan di rumah-rumah, bahkan industri otomotif terbaru sudah menerapkan lampu LED seperti brake lamp (lampu rem) dan main lamp (lampu sorot utama depan).

Nah, itulah sekilas fungsi lampu led yang sudah banyak digunakan akhir-akhir sekarang ini. Mari kita ke pembahasan inti artikel ini cara memasang driver led.

Baca juga:
LED Driver Sederhana Menggunakan LM317 Regulator
Cara Gampang Bikin Driver LED 3Wx20 10-30V 1500mA

Spesifikasi perlu rekan tekno ketahui dahulu sebelum memasang led driver yang bukan semestinya dipasang, dengan bahasa lain, drivernya untuk led lain yang berdaya lebih kecil. Seperti contoh kasu kita kali ini ialah led driver 20 Watt untuk hpl 1 watt.

Spesifikasi LED Driver 20W (220VAC)

  • Input Voltage : 90 - 260V AC
  • Output Voltage : 18 - 34V DC.
  • Output Current : 600 mA 5%
  • Dimensi: 55 x 25 x 21 mm


Aplikasi:
*untuk 20W HPL yg mempunyai spesifikasi input 32-34V 600mA.
*untuk 6-10 High Power LED 3W

Spesifikasi HPL LUXEON

  • 1 Watt, konsumsi tegangan 2.8-3.4V, konsumsi arus 300-350mA
  • 3 Watt, konsumsi tegangan 2.8-3.4V, konsumsi arus 300-350mA


Penjabaran skema rangkaian, akan dijelaskan dibawah ini, silahkan pasang mata dan simak baik-baik.


Pada gambar skema di atas sudah sangat jelas digambarkan bahwa led driver untuk HPL (high power led) 20 watt 600mA satu buah, namun dari hasil hitungan dan karakteristik led LUXEON bisa dirubah lednya ke LED daya lainnya (untuk 1 watt dan 3 watt).

Kasus pertama:
Led driver untuk dirangkaiakan dengan hpl 1 watt 300-350mA bisa rangkai dengan cara, SERI ke-1 sebanyak 10 buah hpl 1W, dan SERI ke-2 sebanyak 10 buah hpl 1W. Total led keseluruhan untuk 1W dibutuhkan 20 buah. Kemudian SERI ke-1 dan SERI ke-2 disambung paralel sehingga akan didapatkan tegangan dan arusnya akan sama persis apa yang dibutuhkan oleh hpl 1W kita ini agar led tidak putus. Silahkan anda hitung sendiri tegangan outpunya mengacu tegangan output sesuai spesifikasi led driver di atas.

Kasus kedua:
Led driver untuk dirangkaiakan dengan hpl 3 watt 550-600mA bisa rangkai dengan cara, SERI sebanyak 10 buah hpl 3W.  Total led keseluruhan untuk 3W dibutuhkan 10 buah. Silahakn anda hitung sendiri tegangan outputnya mengacu tegangan output sesuai spesifikasi led driver yang saya berikan di atas.

Karena sudah malam saya posting artikel ini, kepala serasa berat main angka-angka ini kapan-kapan saya posting artikel led driver lainnya untuk dimodifikasi dengan hpl lainnya yang tidak semestinya. Jika anda tertarik dengan led driver mulai dari 1 Watt sampai 100 Watt baik input AC 220V ataupun input DC 12V ini harga bersaing silahkan hubungi saya di PIN 56e059fd Whatsapp saja 0898 0490 837. Semoga bermanfaat

Cara Menggunakan Software CodeVisionAVR

Cara Menggunakan CodeVisionAVR. Tutorial ini akan menjelaskan mengenai penggunaan software CodeVisionAVR untuk membuat program dalam bahasa C dari mulai menyiapkan software, pengaturan fitur-fitur dalam mikrokontroler AVR, melengkapi program, dan kompilasi program sehingga mendapatkan file yang kita butuhkan untuk di isikan kedalam IC mikrokontroler, yaitu file *.hex (hexadecimal). Selamat menyimak!

A. SOFTWARE CodeVisionAVR
Software CodeVisionAVR adalah salah satu software yang dapat gunakan untuk belajar memprogram mikrokontroler AVR. CodeVisionAVR adalah merupakan software IDE (integrated development environment), karena dalam software tersebut telah dilengkapi dengan text (source code) editor dan compiler. Versi evaluasi software ini dapat di-download di www.hpinfotech.com dan dapat dipakai secara gratis dengan ukuran file program maksimal 4 kilobyte. Untuk dapat mengikuti tutorial ini, pastikan software CodeVisionVAR telah ter-install di komputer anda.

B. PENGGUNAAN SOFTWARE CodeVisionAVR 

Langkah 1: Buka software CodeVisionAVR
Start>>All Program>>CodeVisionAVR>> CodeVisionAVR C Compiler. Atau dapat juga dengan double click icon software CodeVisionAVR yang tersedia di desktop.
Gambar 1. Icon shortcut software CodeVisionAVR
Gambar 2. Tampilan awal software CodeVisionAVR
Langkah 2: Membuat “Project”
Pilih opsi toolbar File>>New kemudian pada File Type pilih “Project”.

Gambar 3. Jendela “Creat New File”
Selanjutnya akan muncul jendela konfirmasi, apakah kita akan menggunakan CodeWizardAVR ataukah tidak. Kita pilih “Yes” karena kita akan menggunakannya dalam tutorial ini.
Gambar 4. Jendela “Confirm”

Berikutnya akan muncul jendela pengaturan fitur-fitur/konfigurasi project dalam mikrokontroler AVR, seperti Ports, Chip, USART, I2C, Analog Comparator, dan sebagainya. Perlu diketahui bahwa konfigurasi fitur-fitur yang tersedia, tidaklah harus kesemuanya diatur ulang, namun cukup lakukan pengaturan untuk fitur-fitur yang dibutuhkan saja. Berikut ini adalah beberapa tampilan jendela pengaturan fitur-fitur mikrokontroler AVR dengan tool CodeWizardAVR dalam software CodeVisionAVR.

Gambar 5. Jendela pengaturan fitur “chip” 

Gambar 6. Jendela pengaturan fitur “port”
Gambar 7. Jendela pengaturan fitur “timer” 

Gambar 8. Jendela pengaturan fitur “LCD” 

Gambar 9. Jendela pengaturan fitur “ADC” 

Gambar 10. Jendela pengaturan fitur “SPI” 

Gambar 11. Jendela pengaturan fitur “I2C”

Jika telah selesai maka klik File>>Generate, Save and Exit. 

Gambar 12. Tampilan File>>Generate, Save and Exit

Pada proses penyimpanan (save) file akan diminta menyimpan tiga jenis file dengan ektensi yang berbeda. Beri nama file source(*.c), file project (*.prj), dan file codewizard (*cwp) dengan nama yang anda senangi. Penulis sarankan, beri nama ketiga file tersebut dengan nama yang sama, hal ini untuk memudahkan dalam mencari file dalam folder tempat kita menyimpan file tersebut apabila kita sudah banyak menyimpan file-file project menggunakan software codeVisionAAVR.

Gambar 13. Jendela ‘save’ file source(*.c)

Gambar 14. Jendela ‘save’ file project (*.prj)

Gambar 15. Jendela ‘save’ file codewizard (*cwp)

Setelah selesai maka akan muncul jendela text-editor program seperti gambar berikut ini. 

Gambar 16. Jendela text-editor program lengkap dengan hasil pengaturan CodeWizardAVR

Langkah 3: Melengkapi kode/program.
Dengan mengkofigurasi project pada langkah sebelumnya, maka kita tinggal melengkapi dengan kode-kode (syntax) program yang akan kita perlukan.


Gambar 17. Program yang telah dilengkapi atau di-edit

Langkah 4: Compile dan assembly
Jika program sudah selesai dibuat maka langkah selanjutnya adalah mengkompilasi (compile) program tersebut sehingga didapatkan file-file baru yang kita butuhkan. Langkahnya adalah pilih Project>>compile atau cukup tekan tombol shortcut F9. Jika dalam program masih ada kesalahan, maka akan muncul pesan dan peringatan error. Jika itu terjadi, perbaiki terlebih dahulu keselahan yang terjadi kemudian lakukan kompilasi kembali. Jika sudah tidak ada kesalahan lagi selanjutnya pilih Project>>Make atau tekan shortcut Shift+F9.
Gambar 18. Jendela cara melakukan kompilasi program *.c ke *.hex

Gambar 19. Jendela informasi kompilasi (compile) program

Gambar 20. Jendela informasi assembly program

Jika langkah ini berhasil maka akan diperoleh beberapa file baru, salah satunya adalah file berekstensi *hex (heksa) yang akan kita download kedalam IC mikrokontroler AVR. Berikut ini hasil kompilasi program dalam file *.hex.

Gambar 21. File hexadecimal (*.hex) hasil kompilasi program

Dengan demikian, file program yang kita buat dengan bahasa C telah siap diaplikasikan kedalam IC mikrokontroler yang kita gunakan. Ingat!, software ini hanya dapat digunakan untuk memprogram IC mikrokontroler ATMEL AVR. Seperti nama software ini, CodeVisionAVR dari sumber .